Jumat, 20 Januari 2017

Uniform Series Arithmetic Gradient Cash Flow

Diposting oleh Unknown di 1/20/2017 04:34:00 AM 0 komentar




1) Berapakah jumlah interest yang harus dibayarkan atas pinjaman yang diambil ke Bank sebanyak Rp. 5,000,000.- pada tanggal 1 April 1985 dan dikembalikan pada tanggal 31 Maret 1990 dengan simple interest 15% ?

Jawab : 

Dik : P = 5,000,000
       r = 15%
           t = 1800

S = P (1+rt)
            = 5,000,000 (1+(15%x5))

            = Rp. 8,750,000

2) Berapa besarkah dikembalikan tiap tahun suatu pinjaman sebesar Rp. 20,000,000.- selama 8 tahun dengan bunga 12 %?

Jawab : 

              Nt       = 20,000,000
               i         = 12%
               t         = 8 tahun
               i total = 12% x 8 = 96%

D = i% di bawah 100 x Nt
            = 96/100-96 x 20,000,000
            = 480,000,000

           NA = NT + D = 20,000,000 + 480,000,000 = Rp. 500,000,000



3) Buatlah suatu diagram ‘cash flow’ untuk pinjaman sebesar Rp. 10,500,000.- menurut ‘simple interest 15% per-tahun selama 6 tahun. Berapakah ‘lump sum’ dibayarkan pada akhir tahun ke-6 itu?

Jawab : 

F = (F/P ; i% ;n)
F = 10,500,000 (F/P ; 15% ; 6)
F = P (1+i%) x n
F = 10,500,000 (1+15%)^6
F = 10,500,000 (1,15)^6
F = 10,500,000 (2,313)
F = Rp. 24,286,500



                                             










Selasa, 17 Januari 2017

Pembuatan Sim C (Wilayah Depok)

Diposting oleh Unknown di 1/17/2017 03:21:00 AM 2 komentar
Sudah semester 5 makin banyak pengeluaran, tenaga dan juga pikiran. Apalagi kalau harus kemana-mana naik kendaraan umum (angkot). Sebenarnya bagus untuk mengurangi angka kemacetan, tapi sangat tidak praktis untuk kita mahasiswa yang mulai sibuk dengan tugas Kerja Praktek, PI, Skripsi dan Sidang. Selain pembengkakan ongkos jalan, tidak semua wilayak menyediakan angkot atau kendaraan umum lainnya. Mungkin ada ojek tapi tetap tidak praktis dan juga pasti lebih mahal kalau dibandingkan dengan angkot.

Dengan latar belakang diatas, jadi saya dengan semangat juang tinggi mengajukan permintaan kepada mama di rumah untuk minta beliin motor. Gapapa second yang penting masih layak. Awalnya masih ragu buat kasih ijin soalnya masih trauma sama berita begal sempet ramai di kota Depok, belum lagi aku cewek takutnya malah keluyuran gak jelas gitu pulang malem. Setelah diskusi dengan segala kemungkinan dan perjanjian yang disepakati akhirnya dibolehin buat ambil motor second disekitar sini. 

Agak santai sih awalnya setelah uang di transfer. Soalnya lumayan susah juga nyari motor second yang masih bagus, surat komplit, pajak panjang, lokasi gak terlalu jauh dari kosan dan murah meriah. Ada bagus tapi pajak udah mati 5 tahun. Ada juga semuanya oke komplit harga murah banget setelah diselidiki ternyata modus penipuan. Banyak banget sekarang penipuan. Gak cuma soal mama minta pulsa, papa minta saham, ATM tapi ini modusnya beli barang second di aplikasi OLX. Ampun dah banyak banget sekarang orang-orang yang menghalalkan segala cara demi uang.

Karena nyari juga belom langsung dapet karena belom dapet yang cocok, akhirnya kata mama mending cari sim dulu sambil nyari motor. Jadi aku langsung cari-cari info tuh prosedur pembuatan SIM gimana. Nah masalah awal adalah KTP aku ini bukan KTP domisili Depok melainkan KTP domisili Sumatera Selatan, jadi seharusnya pembuatan SIM hanya bisa dilakukan sesuai dengan domisili yang sama dengan KTP. Tapi jangan pusing, karena sejak akhir 2014 pembuatan sim sudah dapat dilakukan di selain wilayah domisili KTP kita dengan cara melakukan pendaftaran online di website resmi polri sim.korlantas.polri.go.id nanti disitu kita tinggal mengisi data diri kita sesuai dengan KTP yang kita miliki. Namun ini hanya untuk pembuatan sim A dan C aja ya.

Nah setelah nantinya kita selesai mengisi data diri dan juga tanggal kedatangan serta satpas yang akan kita datangi untuk ujian teori dan prakteknya, kita akan mendapatkan E-mail konfirmasi dari polri kalau kita telah berhasil mendaftarkan diri untuk pembuatan SIM dan akan diberitahukan untuk segera melakukan pembayaran di ATM atau Bank BRI. Selanjutnya kita harus segera membayarnya sebelum tanggal tanggal kedatangan kita di Satpas yang telah kita pilih. Kalau aku kemaren langsung ke Bank BRI terdekat untuk melakukan transaksi pembayarannya. Bilang aja ke satpamnya kalau kita ingin melakukan transaksi pembayaran pembuatan SIM Online, nanti kita disitu pasti dibantu kok gampang. Kemaren aku buatnya di depok, ada 2 pilihan nih untuk Satpan yang bisa kita pilih untuk datengin yaitu Satpat Pasar Segar sama Satpas Depok Kota. Terserah kalian mau pilih yang mana. Kalau aku sih karena lokasi aku ada di Kelapa Dua, jadi aku pilih yang di Satpas Depok Kota karena lebih deket. Jangan lupa tunjukin E-mail yang kita dapet dari polri yang untuk ditunjukin ke petugas Bank saat melakukan Transaksi pembayaran. Untuk biaya sih kemaren aku kena Rp.100.000 (Beda wilayah beda harga ya).

Setelah selesai dengan urusan transaksi pembayaran, jangan lupa untuk menyiapkan : 
1. Surat keterangan sehat dari dokter
2. Foto kopi KTP (1 lembar)

Dan selanjutnya tunggu tanggal kedatangan yang sudah kita pilih saat melakukan pendaftaran via online sebelumnya.

Oke. Selanjutnya prosedur pembuatan sim nya.
Saat tiba tanggal kedatangan ke satpas yang telah ditentukan (terutama wilayah Depok), usahakan untuk datang ke lokasi pagi ya sekitar pukul 07.30. karena apa? karena tiap hari itu ada aja yang daftar untuk buat sim, bukan cuma daftar tapi pengulangan ujian karena gagal dikesempatan sebelumnya. Jadi udah pasti antrinya massyaAllah dah. Jangan lupa minta doa restu ke orang tua juga supaya diberi kelancaran dalam melaksanakan ujian pembuatan sim. Dan yang paling penting sarapan. Soalnya kita disana bakal sampe siang. Yang orang Indonesia banget utamain makan nasi ya soalnya penting banget sih menurut gue. Ya sebenernya ada yang jualan makan di satpas Depok, tapi ya gitulah selain harganya mahal, makanannya juga kurang enak. Gak ada rasanya gitu.

Yaudah langsung aja ya.
Waktu itu gue dateng pagi ke Satpas Depok hari Senin, tanggal 26 Desember 2016 sekitar pukul 08.00 dari kosan setelah sarapan 2 potong roti sari roti wkwk. Nah tapi gue harus mampir dulu ke RS Bunda di Margonda untuk ngurus surat sehat karena sebelumnya gak sempet daan lupa. Malamnya sebenernya udah sempet kesana sih tapi kata petugasnya cuma melayani di hari kerja aja dari pukul 08.00- gatau lupa gue. Butuh waktu sekitar 30 menit untuk mendapatkan surat sehatnya. Lumayan lama untuk pelayanan di jam sepagi itu, ya karena bukan cuma gue yang butuh dilayani. Untuk harganya kemaren sih gue kena Rp. 101.000 nominal yang terlalu mahal hanya untuk surat sehat. Saran dari gue sih kalo mau buat surat sehat untuk keperluan pembuatan SIM dll, buatnya diklinik aja jangan dirumah sakit karena harganya yang jauh lebih murah sekitar Rp. 30.000 an. Toh buat apa mahal-mahal kalo fungsinya sama. Suratnya juga gak dikembaliin lagi ke kita.

Setelah selesai dengan surat sehatnya, gue langsung menuju ke Satpas naik angkot tuh. Sampe sana gue tanya ke polisi yang lagi jaga di pos tempat pendaftaran pembuatan SIM, nanti kita dikasih tau tuh letaknya diturunannya gitu kebawah ntar keliatan loket dengan tulisan "Loket Pendaftaran dan Informasi Pembuatan SIM" (Kalo gak salah ya) keliatan pokoknya. Nah ntar bilang aja sama polisi yang jaga di loket kalo kita ingin membuat SIM dan telah melakukan registrasi online dan tunjukin E-mail konfirmasi yang kita dapat setelah melakukan registrasi online tempo hari. Kemaren sih petugasnya sempet  bilang bilang biaya pendaftaran sebesar Rp.130.000 untuk biaya asuransi dan pendaftaran, tapi aku langsung bilang kalo aku udah melakukan transaksi pembayaran melalui Bank BRI dengan menunjukkan bukti transaksi dari bank ke petugas. Setelah dia terima sempet dibuat ribet sih kemaren karena aku gak bawa print out konfirmasi E-mail nya.* Ya gimana mau bawa ya kalau dengan menunjukkan langsung dengan gadget lebih praktis dan secara langsung kita mengurangi penggunaan kertas. Lindungi hutan dengan mengurangi penggunaan kertang guys. Lagi pula diketerangannya juga gaada disuruh bawa print out kok, cuma disuruh bawa KTP asli dan foto kopi KTP dan Surat keterangan sehat dari dokter doang.

Nah setelah dari loket pendaftaran tadi, kita bakal dikasih form gitu mirip yang kita isi waktu registrasi online warna biru pake map dan berkas lainnya yang tadi kita serahin. Selanjutnya kita bawa ke ruang pendaftaran dibawah. Kita jalan lurus kebawah sampe nemu tangga, turun terus belok kiri deh (Tanya aja ntar sama petugasnya). Pokoknya tempatnya ada di ujung samping ruangan ujian teori. disitu kamu serahin berkas dimap tadi, tapi jangan lupa diisi dulu ya. Didepan loket udah disediain bulpoin sama contoh pengisiannya. Setelah nyerahin berkas kamu tunggu aja sampai nama kamu ntar dipanggil. Panggilan nama pertama untuk sesi pemotretan dan konfirmasi identitas. Letak ruangannya ada di ruang tunggu pertama, sebelum loket kalau dari arah tangga. Oh iya kalo kamu cowok/cewek tanpa mengenakan jilbab usahain pake kemeja ya untuk fotonya, udah disediain juga sih sebenernya kalo emang males pake kemeja. Setelah selesai sesi pemotretan dan konfirmasi identitas, selanjutnya nunggu lagi nama kita dipanggil untuk sesi ujian teori. Untuk ujian teorinya sendiri gampang kok cuma 30 soal dan soalnya mirip kayak disini http://korlantas.polri.go.id/id/simulasi-sim-c/ . Kemaren sih nilai aku 9 kalo gak salah. Ujiannya ini pake komputer ya, ntar dapet intruksi dulu kok dari petugas sebelum ujiannya dimulai. Kalo bisa mainin komputer mah pasti bisa. 

Setelah kamu selesai sama ujian teori nya dan dinyatakan lulus, kamu musti nunggu lagi nama kamu dipanggil nih buat lanjut ke ujian praktek. Kalo di Satpas Depok Kota, ujian prakteknya cuma jalur zig-zag, letter U sama angka 8. 1 x dijalur zig-zag, 1 x dijalut letter U dan 3 x dijalur angka 8. Nah disini cuma dikasih 1 kali percobaan aja sayangnya. Intinya mah kaki jangan sampe turun nyentuh tanah dan jangan nyenggol patok pembatas, karena sekalinya kamu ngelakuin 2 hal tadi kamu harus ngulang ujian praktek seminngu kemudian. Disini kita disediain 2 motor yaitu matic sama bebek. Kalo aku kemaren sih pilih yang bebek soalnya body nya lebih ramping dan menurut aku lebih gampang ngontrol gas nya. Disini juga kamu bakal dicontohin 2 kali sama petugasnya gimana caranya kamu biar lolos di ujian prakteknya. 1 x pakercobaan menggunakan matic dan 1 x percobaan menggunakan motor bebek, perhatiin aja. Setelah diabsen dan namaku dipanggil, aku ambil helm dan motor dengan santai dan yakin banget tuh pasti lolos. Motor aku naikin menuju garis start awal yaitu jalur zig-zag dan tau apa? baru naik dan jalan 1 meter kakiku udah napak ke tanah. Jadilah aku gagal di tes praktek ini wkwk.

Udah capek, panas sendiri, jomblo gagal ujian lagi kesel banget bawaannya. Gak cuma aku doang sih yang gagal banyak bapak-bapak juga yang sebenernya udah jago naik motor. Faktor hoki juga sih kayaknya, soalnya kemaren ada 1 cewek barengan aku. Dia sama suaminya waktu ujian, dan kata suaminya tuh cewek baru-baru ini bisa naik motor tapi lolos kan bangke kan.

Oke setelah melakukan ujian kita absen tuh tanda tangan dan nunggu pesertanya kelar ujian semua. Habis itu kita nunggu di ruang tunggu awal buat nunggu petugas tadi kesana bawa berkas kita yang gagal ataupun yang lolos. Untuk yang lolos tunggu aja di ruang tunggu depan loket penyerahan, disitu nanti kamu langsung dikasih SIM baru atas nama kamu yeay. Dan untuk yang gagal kamu tunggu diruang tunggu depan loket pendaftaran awal tadi, nanti nama kamu dipanggil sama petugas yang ada di ruang ibu menyusui tulisannya (disamping ruang ujian teori). Setelah nama kamu dipanggil, nantinya kamu bakal dikasih kartu warna biru yang isinya tertera tanggal untuk kamu lakuin ujian ulang praktek. Jedanya sih 1 minggu kata aku tadi. Nah karena aku ujiannya tanggal 26 Desember 2016, jadi jadwal ujian ulang prakteknya adalah tanggal 2 Januari 2017. Lucunya nih waktu aku pulang ngelewati pos, disitu ada polisi yang lagi jaga bapak-bapak sih sayangnya. Nanyain abis dari mana. kata aku abis buat SIM pak tapi gagal wkwk. Yah gampang gitu kok gagal gimana sih kamu sambil ketawa. (lucu deh pokonya wkwk)

Pada tanggal 2 Januari 2017 gue balik lagi tuh ke Satpas Depok Kota pagi-pagi sekitar pukul 08.00 udah sarapan nasi di warteg bude belakang kosan, rapi, wangi dan dengan pede nya langsung nyelonyor kebawah tempat ujian. Anehnya hari itu sepi padahan bukan tanggal merah. Datanglah petugas cowok nanyain mau ngapain, dan disitulah gue tau kalo hari ini adalah hari cuti bersama tahun baru, sial kan.

Singkat cerita keesokan harinya gue kesana lagi buat ujian praktek. Jam 8 antrinya udah masyaAllah banget penuh. Setelah nyerahin kartu warna biru yang tempo hari gue dapet ke petugas yang ada di ruang menyusui, gue nunggu sekitar 1 jam hingga akhirnya nama gue dipanggil untuk melakukan ujian praktek di lapangan. Setelah diabsen dan giliran nama gue dipanggil untuk melakukan ujian praktek, gue jalan ngelewatin petugas dan beberapa peserta yang lain ke arah motor dan helm. Dengan bismillah niat semoga lulus ujian, eh tiba-tiba ada peserta cowok gendut bilang gini. "Pake masker biar nantinya kalo gagal gak malu ya wkwk" kebetulan hari itu gue emang pake masker sih karena emang lagi flu. Hah itu tu semangat gue muncul dan dateng pikiran gue harus lolos. Alhamdulillah gue peserta cewek pertama yang lolos, bangga atuh banyak yang tepuk tangan gitu bilang WONDER WOMAN wkwk.

Dikesempatan ujian kedua gue bisa lolos karena hasil evaluasi gue sendiri dari ujian pertama yang gagal. Nah tips supaya bisa lulus dalam melaksanakan ujian praktek adalah :
1. Niat lillahitaala. Karena dari awal adalah buat SIM jalur mandiri, sampe akhir juga harus jujur. Jangan sampe tergoda sama jasa calo dan sebagainya. Ingat hasil keringat sendiri lebih membanggakan guys.
2. Minta restu orang tua terutama ibu. Tenang, jangan dengerin kata orang bilang alay karena gue yakin banget ini hal penting yang harus lu lakuin sebelum melakukan segala hal.
3. Sarapan. Karena kondisi badan kamu akan sangat mempengaruhi mood yang bisa ngerusak konsentrasi kamu.
4. Pilih motor yang manual dengan pertimbangan lebih ringan, ramping dan mudah dalam hal kontrol gas dan rem.
5. Langsung masukin ke gigi 2 karena akan lebih stabil dalam kecepatannya.
6. Selalu mainkan gas dan rem agar motor tetap jalan dengan pean dan stabil.
7. Optimis dan jangan ragu.

Dengan mengikuti tips yang gue uraikan diatas, insyaallah ujian praktek pembuatas SIM akan lancar dan lulus.

Setelah selesai dengan ujian praktek kembali lagi keruang tunggu didepan ruang foto untuk mengambil SIM baru. Kemaren gue nunggu sih hampir 2 jam gila saking ramenya tuh orang.

Maaf ya sebelumnya kalau tulisan ini sangat membosankan karena pilihan kata yang acak-acakan dan sangat panjang. Semoga dapat bermanfaat bagi kalian yang membacanya. Semangat dan sukses untuk kita semua. Selalu bangga dengan hasil keringat kita sendiri untuk mencapai segala keinginan kita. Bangga jujur, bangga tanpa calo.
Sekian.

Mey.

Minggu, 15 Januari 2017

Memilih Jurusan Kuliah ? (Cerita)

Diposting oleh Unknown di 1/15/2017 06:02:00 PM 0 komentar
Saya Meylani Arif Muhaimah, biasa dipanggil Mey ( Tapi lebih suka dipanggil me mey ). Saya mahasiswi tingkat 3 Teknik Elektro di salah satu Universitas swasta ternama di Depok. Iya Universitas Gunadarma. Siapa yang tidak tahu Universitas Gunadarma, hampir semua orang tahu akan Gunadarma. 

Banyak yang tanya kenapa bisa kuliah di Gunadarma padahal rumah di Palembang. Kok kamu ambil jurusan Teknik Elektro sih kan semuanya laki-laki (95%). Oke. Sebenarnya minat awal saya bukan di Elektro melainkan di Farmasi. Saya tidak menyukai Fisika melainkan Kimia. Lalu kenapa memilih jurusan Elektro dimana pelajaran yang harus dikuasai adalah Fisika ?. Takdir hehe

Dimulai ketika saya harus memilih jurusan saat awal mendaftar di beberapa Universitas sudah perioritaskan untuk Farmasi di beberapa Universitas Negeri. Yang pertama saya mengikuti jalur undangan dengan memilih UGM dan Unair (Ketinggianlah ya) jurusan yang diambil adalah Farmasi dan Ilmu Gizi. Setelah menunggu hasil ternyata dinyatakan tidak diterima padahal nilai UN saya termasuk tertinggi ke 3 di sekolah jadi saya melanjutkan untuk mengikuti jalur Tes (Lupa apa namanya). Saat itu saya tetep kekeh dengan pilihan UGM sebagai pilihan pertama saya karena rasa cinta saya terhadap Yogyakarta. Masih inget banget waktu itu saya pergi sendiri dari Semarang ke Yogyakarta menggunakan jasa Travel. Setelah perjalanan kurang lebih sekitar 4 jam, saya turun didepan UNY (kalau tidak salah) karena sudah janjian dengan salah satu teman dari Tuban yang juga sudah terlebih dahulu sampai di Yogyakarta dan akan mengikuti tes di UNY dan juga turut membantu dalam hal penginapan dan lain sebagainya.  Namanya Yuyung Moestika Putri dan disini penderitaan saya dimulai. Saya menunggu dia datang hampir sekitar 3 jam sendiri kehujanan kayak orang be**.

Singkat cerita saya diantar ke penginapan dan bertemu dengan teman seperjuangan yang juga daftar di UGM cuma beda minat jurusannya. Namanya Nur Awalia asalnya dari Brebes (iya yang logatnya medok banget hehe). Kita berempat sama 1 lagi pacarnya si Yuyung di Yogyakarta selain untuk mengikuti tes Universitas, kita juga jalan-jalan dong siang malem. Kita nekat sewa motor padahal belum punya SIM (jangan dicontoh). Udah ujiannya, seneng-senengnya juga akhirnya kita masing-masing pulang ke rumah karena hasil ujian memang bisa di akses lewat internet.

Saat itu saya tinggal dirumah saudara yang berada di Ungaran Jawa Tengah sambil menunggu hasil ujian yang menentukan masa depan kita nantinya. Setelah beberapa pekan kita tunggu, tibalah tanggal pengumuman hasil ujian yang kita ikuti di UGM lalu dan hasilnya "Maaf anda dinyatakan tidak lulus seleksi" kurang lebih begitu. Down pasti, tapi tidak menjadikan patah semangat untuk terus mencoba. Semangat dan dukungan dari keluarga besar alhamdulillah saya dapatkan, malah salah satu paman di semarang kekeh untuk daftar Polwan saja tahun depan. Akhirnya telpon orang tua, diskusi dan didapat hasil saya harus mengikuti ujian mandiri. Disini sebenarnya mama kurang menyetujui kalau ambil jurusan Farmasi karena beliau inginnya saya mengambil kebidanan. Tapi saya menolaknya karena kebidanan itu minatnya banyak sekali, apalagi di daerah rumah saya. Banyak banget bahkan ada sampai tetanggaan atau yang adik-kakak ambilnya jurusan kebidanan.

Ujian mandiri kali ini saya memilih wilayah di Palembang yang dilaksanakan di salah satu SMA Negeri disana. Saya memilih sekitar 7 Jurusan dengan berbeda Universitas. Disini pilihan jurusan semakin bervariasi selain Farmasi. Teknik Elektro Universitas Gunadarma adalah pilihan ke 5 saat itu. Saat mengikuti ujian mandiri ini secara kebetulan saya bereng sama temen, sahabat dari SD, dia Ma'rifatul Latifah Oktaviani (Jomplang). Dia kalau tidak salah mengambil jurusan di UNSRI.

Setelah selesai dengan ujian mandiri, saya pulang ke rumah sambil menunggu hasil. tekanan batin saya dapat ketika para tetangga menanyakan mau kuliahdi mana ? Sudah diterima di kampus mana? Ambil Jurusan apa? 

Hasil ujian sudah keluar dan dinyatakan diterima di Universitas Gunadarma jurusan Teknik Elektro. Pro dan Kontra bermunculan di keluarga besar. Misalnya Gunadrma itu swasta pasti mahal biayanya. Ada juga yang bilang kok Teknik elektro sih, kamu kan cewek, nanti gimana kalau gapunya temen?. Aduh memangnya saya daftar kuliah untuk mencari teman, lagian kan temen ga harus sesama cewek kita juga bisa temenan sama cowok asalkan kita tau batas-batas berteman dan pinter cari temen yang bisa membawa kita menjadil lebih baik. Disini mamah mulai ragu lagi. Yang awalnya menginginkan saya untuk mengambil jurusan kebidanan, sekarang beliau menginginkan saya untuk mengambil jurusan Farmasi. Jurusan yang awalnya saya impikan dan beliau tidak. Berbeda dengan papa, dia memberikan sepenuhnya keputusan kepada saya. Pesan yang selalu saya ingat dari beliau yaitu "Pilihlah jurusan yang kamu inginkan bukan karena gaji ataupun tuntutan pekerjaan, melainkan karena keinginan hati kamu sendiri. Dan entah kenapa hal tersebut meyakinkan saya untuk mengambil jurusan yang sudah saya dapatkan. Butuh beberapa hari untuk mendiskusikan masalah ini dengan keluarga terutama mama. Tidak terlalu lama, sekitar 2/3 hari karena keterbatasan waktu yang saya miliki dan akhirnya saya memutuskan untuk mengambilnya. Keesokan harinya saya pergi diantar papa untuk pendaftaran ulang di Universitas Gunadarma yang terletak di Depok. Hubungan saya dengan papa semakin erat karena selama seminggu kita berdua melakukan semuanya dari mulai mencari tempat tinggal selama kuliah di depok, pakaian, sepatu dan barang-barang lainnya yang kemungkinan akan saya butuhkan ketika kuliah. Namun disini juga awal kerenggangan hubungan dengan papa dan mama serta keterpurukanku dimulai. Keluargaku sudah tak lagi bisa disebut keluarga seperti layaknya keluarga. Aku lebih sering mengacuhkan telfon dari mereka karena tak tahan menahan tangis ketika mama mengadu soal hancurnya rumah tangga mereka. Aku lebih sering beradu argumen dengan papa karena menurutku dialah dalang dimana kehancuran ini terjadi. Dan dimana orang yang seharusnya ada disaat-saat seperti ini malah menghilang tiada kabar. Dia adalah teman satu jurusanku hanya sekarang beda kelas yang pernah mengisi hati.

Dengan panjangnya jalan cerita yang mengantakarkan saya kepada Teknik Elektr. Banyaknya hal yang sudah saya dan keluarga korbankan. Tawa, sedih, duka, tangis dan bahagia yang saya dapatkan dalam perjalanan saya hingga saat ini. Dan juga banyaknya biaya yang dikeluarkan dari awal hingga samapai saat ini selalu mengingatkan saya untuk bertahan dan melanjutkan study saya di bidang Teknik Elektro. Saya masih belajar dan mencoba untuk menguasai bidang saya. Terus mempelajari banyak ilmu dari teman, senior maupun dosen tentang Teknik Elektro dan juga bekal untuk masa depan saya. 

Saya mempunyai impian untuk masa depan. Impian jangka pendek dan tentunya jangka panjang. Impian jangka pendek saya adalah terus bekerja keras menimba ilmu terutama dibidang Teknik Elektro. Belajar adalah satu-satunya cara saat ini untuk mewujudkan impian jangka panjang saya. Maka dari itu saat ini saya berusaha untuk memfokuskan diri di kuliah dan juga beberapa organisasi yang saya ikuti dimana saya yakin akan membantu saya untuk mencapai impian saya. 

Hal pertama yang ingin saya lakukan mulai saat ini adalah fokus untuk menyelesaikan kuliah saya. Tugas, PI, Skripsi insyaallah akan saya lakukan dengan baik dan tepat waktu sehingga saya bisa lulus dari Universitas Gunadarma dengan tepat waktu. Setelah saya lulus dari Universitas Gunadarma saya akan melanjutkan mencari pekerjaan entah itu di wilayah Depok, Jakarta, atau pulang ke kampung halaman untuk menambah dan juga menyalurkan ilmu yang selama ini saya dapatkan baik di kelas, organisasi, maupun dikehidupan saya sendiri. Sehingga setelah saya mendapatkan pekerjaan, saya dapat mendapatkan hasil yang mana nantinya akan dapat membatu perekonomian keluarga. Saya ingin berbalas budi kepada kedua orang tua saya karena selama ini doa, materi serta segala upaya nya telah tercurahkan untuk saya meskipun tidaklah mungkin bisa saya membalas budi segala yang telah mereka lakukan kepada saya. Saya ingin mereka tetap menjalin silaturrahmi meskipun sudah tidak bersama. Saya ingin mereka berhenti bekerja karena nantinya saya yang akan menanggung kebutuhan mereka dan juga adik saya. Terimakasih karena selama ini telah mencurahkan kasih sayang kalian untuk mewujudkan impian saya. Terimakasih juga untuk teman, guru, dosen yang turut membantu dan juga menjaga saya untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan juga turut berperan dalam mewujudkan cita-cita saya. 

Tulisan ini adalah cerita singkat perjalanan saya selama kurang lebih 3 tahun. Pada awalnya saya tertawa saat memulai tulisan ini, namun tidak diakhir. Sekian .

Pengembangan Sistem Kontrol Dan Monitoring Lampu Lalu Lintas (Ulasan)

Diposting oleh Unknown di 1/15/2017 03:47:00 PM 0 komentar


 

Penelitian ini dilatar belakangi sistem lampu lalu lintas yang umumnya masih menggunakan pengendalian yang programnya telah ditentukan dengan waktu tetap. Tujuan dari penelitian ini adalah sistem dapat berkomunikasi dengan Traffic Management Center (TMC) dengan mengatur penyalaan lampu lalu lintas secara dinamis dan memonitor kondisi kerusakan lampu lalu lintas melalui jaringan. Metodologi perancangan sistem pengendalian dan monitoring nyala lampu lalu lintas dibuat dengan menggunakan perangkat Mikrokontroler ATmega16 sebagai pengendali, Sensor Arus sebagai pendeteksi kerusakan pada lampu dalam hal ini rangkaian lampu LED, dimana semua perangkat tersebut saling terhubung kemudian dikendalikan dan dimonitor melalui sebuah aplikasi berbasis Program Delphi yang dipasang pada komputer. Pada pengujian perangkat keras, sistem dapat mendeteksi perubahan arus yang ada pada rangkaian lampu sehingga sistem dapat mengindikasi apabila terjadi kerusakan pada lampu lalu lintas. Pada pengujian fungsional, sistem dapat dikendalikan dan dimonitor secara realtime melalui jaringan. Adapun hasil dari penelitian ini memperlihatkan aplikasi dalam mengendalikan penyalaan dan memonitoring kerusakan lampu lalu lintas dapat berkomunikasi melalui jaringan. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa sistem dapat berkomunikasi dengan TMC yang bertugas mengendalikan penyalaan dan memonitor kondisi atau kerusakan pada lampu lalu lintas dari jarak jauh. 

METODE PENELITIAN
 
Perancangan Sistem 
Untuk perancangan penelitian ini menggunakan perangkat keras dan fungsional dengan aplikasi dimana mikrokontroler ATmega16 merupakan pusat pengendali penyalaan lampu secara manual maupun secara otomatis (sistem waktu tetap) dan juga berfungsi sebagai monitoring perubahan beban arus pada lampu, serta Sensor Arus sebagai pendeteksi kerusakan pada nyala lampu lalu lintas. Sistem ini juga dapat berkomunikasi dengan pusat kontrol lalu lintas dalam hal ini Traffic Management Center (TMC) melalui jaringan yang digunakan untuk proses monitoring dan pengendalian lampu lalu lintas yang ada di beberapa persimpangan.

Tujuan metode dan teknologi yang digunakan oleh TMC adalah memfasilitasi keamanan aktifitas masyarakat dan kendaraan,dengan waktu minimal disepanjang sistem jalan raya. (Nowakowski dkk., 2006). Dengan adanya sistem akuisisi ini, maka automatisasi (pendeteksian) akan berlangsung dengan lebih baik, dimana proses kerjanya dapat dipercepat, tapi dengan mutu kerja yang tetap tinggi. (Samadikun dkk, 1989) Untuk penggunaan lampu dipilih jenis Light Emitting Diode (LED) ini dikarenakan banyaknya keuntungan penggunaan lampu ini dibanding dengan lampu lain seperti penggunaannya yang efisien dan daya tahan bahannya yang lama dari lampu pijar (Martínez dkk, 2006). 

Pada perancangan aplikasi, program pengendali dan pendeteksi nyala lampu lalu lintas menggunakan pemrograman Delphi yang dijalankan melalui Komputer/laptop. Untuk aplikasi pendeteksi arus lampu lalu lintas Operator dapat memonitor keadaan lampu lalu lintas secara terus menerus. Dan untuk proses pendeteksi kerusakan lampu digunakan sensor arus dengan mendeteksi jumlah arus yang masuk ke lampu serta sebuah Switch untuk mensimulasikan kerusakan lampu lalu lintas.
Untuk aplikasi pengendali nyala lampu lalu lintas dibuat secara dinamis yaitu pengendaliannya dapat diatur secara otomatis (fixed time) dan manual, sedangkan untuk proses pengendalian lampu lalu lintas Operator dapat menggunakannya melalui jaringan dengan kabel atau tanpa kabel (Wireless). 

HASIL 

Hasil Pengujian Perangkat Keras

Pada pengujian perangkat keras, hanya sistem pendeteksi kerusakan pada lampu yang diujikan dalam simulasi terjadinya gangguan (kerusakan) lampu lalu lintas yang mengambil sampel rangkaian LED lampu merah, dimana pada rangkaian terdiri dari 5 (lima) buah rangkaian seri yang diparalelkan, dan dibantu sebuah switch yang berfungsi sebagai simulasi kerusakan pada lampu dimana sistem kerjanya adalah memadamkan satu atau beberapa rangkaian seri lampu yang berbentuk lingkaran tersebut. Dan untuk sensor arus berfungsi untuk memonitoring sekaligus mendeteksi perubahan nilai beban arus pada lampu lalu lintas yang jika jumlah beban arus pada lampu yang terdeteksi oleh sensor kurang dari batasan jumlah arus yang telah ditentukan untuk lampu yang masih berfungsi dengan baik, maka ini akan mengindikasikan terjadinya kerusakan pada lampu lalu lintas.  

Hasil Pengujian Fungsional Pengendali Penyalaan Lampu
Pada pengujian aplikasi yang dibuat berfungsi untuk mengendalikan penyalaan lampu secara manual dari sistem waktu tetap (fixed time). Pada pengujian aplikasi simulasi tersebut penyalaan lampu warna Hijau dapat dikendalikan secara manual oleh operator, sedangkan untuk penyalaan manual lampu warna Kuning diatur perpindahannya secara otomatis ke nyala lampu warna Merah dengan range waktu yang telah ditentukan (5 detik). Dengan kata lain aplikasi sistem penyalaan secara manual ini hanya memiliki 2 (dua) pengaturan penyalaan lampu saja yaitu untuk penyalaan lampu warna Hijau dan penyalaan lampu warna Kuning-Merah. Lampu Merah tidak dapat diaktifkan penyalaannya secara manual tanpa penyalaan lampu warna Kuning terlebih dahulu, maka dalam penyalaan lampu warna kuning dan Merah ini merupakan satu  sistem dalam penyalaan manual, sama halnya dengan penyalaan lampu warna Hijau.

Hasil Pengujian Fungsional Pendeteksi Kerusakan Lampu Lalu Lintas 
Pada hasil pengujian aplikasi pendeteksi kerusakan lampu ini sama dengan hasil dari pengujian pada perangkat keras (hardware) sebelumnya, ini dikarenakan pada perangkat keras maupun perangkat lunak (aplikasi) sama-sama mendapatkan informasi data yang bersumber dari mikrokontroler dan sensor arus yang berperan masing-masing sebagai pemantau (monitoring) dan pendeteksi jumlah arus yang ada pada lampu. 

Untuk menentukan parameter kerusakan pada lampu ini maka dibuat suatu bunyi “alarm” atau sebuah tampilan peringatan (alert) pada layar monitor yang sebelumnya telah diprogram pada aplikasi, dimana pada parameternya dibuat jika level / jumlah arus yang terdeteksi oleh sistem kurang atau sama dengan 10 mA, maka suara peringatan alarm dan tampilan kerusakan tadi akan berbunyi dan tampil, sehingga para operator tidak harus melihat atau memantau terus menerus layar monitor untuk menentukan ada atau tidaknya indikasi kerusakan pada lampu lalu lintas.
 
KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan
Dengan penelitian ini diharapkan sistem dapat mengatur arus lalu lintas utamanya diperuntukkan untuk kendaraan - kendaraan yang memiliki tingkat urgensitas (kepentingan) yang tinggi seperti kendaraan Ambulance, Pemadam Kebakaran dan Iring-iringan Kendaraan Pejabat, sehingga kendaraan tersebut dapat melewati jalan tanpa mengalami hambatan akibat dari siklus penyalaan lampu lalu lintas. Pada sistem ini masih banyak kekurangan yaitu tidak mampunya sistem mendeteksi kepadatan lalu lintas dimana berhubungan juga dengan sistem monitoring dan kendali ini. 
Peneliti telah mengembangkan suatu sistem pengendali (mikrokontroler) untuk menyalakan lampu lalu lintas baik secara manual maupun otomatis (sistem waktu tetap), dimana pada sistem konvensional hanya dapat mengendalikan nyala lampu dengan sistem waktu tetap (fixed time) saja.
Pada fungsi monitoring dan pendeteksi kerusakan lampu, perangkat dapat mendeteksi jumlah arus yang mengalir ke rangkaian lampu dan diterima oleh sensor arus yang mendeteksi perubahan jumlah arus yang mengalir tersebut. Semakin kurang jumlah arus yang diterima oleh sensor maka perangkat mikrokontroler yang telah dibuatkan parameter kerusakan lampunya tersebut akan semakin mengindikasikan terjadinya kerusakan pada lampu lalu lintas. 
Pada sistem pengendali dan monitoring ini menggunakan program aplikasi visual berbasis Delphi yang dapat mengendalikan dan memonitoring perangkat lampu lalu lintas secara realtime oleh server atau Operator melalui jaringan atau wireless. 

Saran
Penelitian sistem lampu lalu lintas ini masih banyak dibutuhkan pengembangan lebih lanjut misalnya memonitoring dan mendeteksi secara wireless kerusakan pada lampu jalan dengan menggunakan sensor arus atau sensor lain, ini  penting bagi pengendara yang berkendara pada malam hari dan dapat pula merekayasa penyalaan lampu lalu lintas secara otomatis untuk mengendalikan arus lalu lintas dengan menggunakan sensor serta membuat penyalaan lampu lalu lintas atau lampu jalan secara otomatis apabila terjadi pemadaman listrik dari PLN dengan menggunakan solar cell atau solar panel.

Sumber : http://pasca.unhas.ac.id/jurnal/files/acd5aa4dea39146b2bacd3affaa355bf.pdf

Senin, 28 November 2016

Proyek Catu Daya

Diposting oleh Unknown di 11/28/2016 10:16:00 PM 0 komentar
ABSTRAK

Irfan Fauzi,15414438. Meylani Arif Muhaimah,16414612. Muhammad Hafiz,17414286. Muhammad Ilham Pradana,17414330. Muhammad Irfan Fauzi,17414622.

CATU DAYA
Makalah Dasar elektronika. Sarjana Magister. Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi, Universitas Gunadarma, 2016
Kata Kunci : Catu Daya, Energi Listrik, Perangkat Elektronika, Electric Power Converter, Arus AC, Arus DC, Transformator, Dioda, Penyearah, Voltmeter, Multimeter, Filter, Stabilizer, Regulator, Saklar, Sekering, Lampu Indikator, PCB, Resistor, Output.

(ix+30)

            Seperti diketahui, pada dasarnya suatu perangkat elektronika memerlukan energi listrik. Catu daya merupakan suatu alat listrik yang dapat menyediakan energi listrik untuk perangkat listrik ataupun elektronika lainnya. Tujuan pembuatan catu daya ini yakni merancang rangkaian catu daya agar bias digunakan sebagai penyedia energi listrik untuk perangkat listrik atau elektronika lainnya dengan menggunakan komponen utama seperti transformator, diode, kondensator dan komponen pendukung lainnya. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan perancangan alat dilanjutkan dengan pengujian alat. Berdasarkan pada hasil pengujian yang teleh dilakukan, dapat disimpulkan bahwa alat yang dirancang berhasil mengubah energi listrik menjadi energy listrik yang dibutuhkan oleh perangkat elektronika lainnya atau sering uga disebut dengan Electrical Power Converter.

Selasa, 15 November 2016

Hubungan Uang, Bunga dan Waktu

Diposting oleh Unknown di 11/15/2016 11:09:00 PM 0 komentar
LATIHAN
KERJAKAN SESUAI NPM (GANJIL / GENAP)
batas terakhir pada tanggal 16 November 2016, pukul 24.00 WIB

Meylani Arif Muhaimah
16414612
3IB04

2. Seorang menabung uang ke bank sebesar RP. 830,000 tiap tahun selama 4 tahun kedepan. Pihak bank akan memberikan imbalan sebesar 6% tiap tahun. Berapakah jumlah uang tersebut pada akhir tahun ke-4 ?

4. Seseorang ingin membeli sebuah mesin 5 tahun yang akan datang, yang diperkirakan akan berharga $ 8,000.- dia harus mulai menabung mulai sekarang pada sebuah bank. Berapakah besar tabungannya tiap tahun apabila bunga tabungan 10% per-annum ?

Jawaban :

2). F = A (F/A, i%, n)
        = 830.000 (F/A, 6%, 4)
        = 830.000 (4,37)
        = 3.627.100

Jadi, jumlah uang pada akhir tahun ke-4 adalah sebesar Rp 3.627.100.-

4). P = F (P/F, i%, n)
        = 8000 (P/F, 10%, 5)
        = 8000 (0,62)
        = 4960

Jadi, besar tabungan tiap tahunnya apabila bunga tabungan 10% per-tahun adalah sebesar $4960.

Selasa, 11 Oktober 2016

Jurnal Cash Flow (review)

Diposting oleh Unknown di 10/11/2016 11:18:00 PM 0 komentar




     Jurnal ini membahas tentang maksimalisasi nilai perusahaan dalam meningkatkan kemakmuran pemegang saham serta meningkatkan kinerja merupakan tujuan dan kewajiban dari perusahaan. Namun dalam usaha pencapaiannya, tidak terlepas dari permasalahan, yang salah satunya dipicu oleh penggunaan cash flow. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pengaruh cash flow (free cash flow) terhadap nilai perusahaan (PBV) dimediasi oleh kinerja keuangan (ROA). Penelitian ini dilakukan di Bursa Efek Indonesia periode 2011 hingga 2012 dengan memilih jenis industri manufaktur. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis jalur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Cash flow berpengaruh negatif terhadap kinerja keuangan (ROA). 2) Cash flow berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan (PBV). 3) Kinerja keuangan (ROA) berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan (PBV). 4) Kinerja keuangan (ROA) tidak memediasi pengaruh antara cash flow dengan nilai perusahaan. Hal ini ditunjukkan dengan kontribusi pengaruh langsung yang lebih besar dibandingkan dengan pengaruh tidak langsungnya.
     Tujuan utama perusahaan tidak lagi berorientasi pada pemaksimalan profit semata, melainkan lebih pada pemaksimalan kemakmuran para pemegang sahamnya, melalui maksimalisasi nilai perusahaan.Tujuan perusahaan dalam mengoptimalisasi nilai perusahaan tersebut dapat dicapai dengan melaksanakan fungsi dari manajemen keuangan (Fama dan French, 1998). Nilai perusahaan merupakan bersedianya calon pembeli untuk membayar harga saham apabila perusahaan tersebut dijual (Husnan dan Pudjiastuti, 2002). Calon pembeli yang dimaksud adalah pemegang saham atau investor.
     Untuk meningkatkan nilainya, perusahaan tentu harus dapat meningkatkan kinerjanya terlebih dahulu, sehingga para pemegang saham menunjuk manajer untuk mengelola perusahaan. Adanya pemisahan pengendalian dalam perusahaan dapat memunculkan hubungan keagenan, di mana manajer sebagai agen dan pemegang saham sebagai prinsipal (Jensen dan Meckling, 1976). Perusahaan yang memiliki kinerja yang baik akan meningkatkan pula nilai perusahaan tersebut (Suharli, 2006).
     Penelitian ini menggunakan salah satu rasio profitabilitas, yaitu ROA sebagai indikator kinerja keuangan, karena variabel ini menunjukkan pengukuran kinerja yang lebih baik dalam beberapa penelitian sebelumnya (Dodd and Chen, 1996). Return On Assets (ROA) sebagai proksi dari kinerja keuangan. Menurut Tandelin (2001:40),Return On Assets menggambarkan seberapa besar kemampuan aset-aset yang dimiliki perusahaan dapat menghasilkan laba.
     Brigham dan Houston (2006) mendefinisikan free cash flow sebagai arus kas yang tersedia untuk didistribusikan kepada seluruh investor setelah perusahaan menginvestasikan dananya pada aset tetap, produk-produk baru dan modal kerja yang diperlukan untuk mempertahankan kelangsungan operasi perusahaan. Apabila suatu perusahaan memiliki arus kas bebas yang berlebih, maka perusahaan tersebut cenderung memiliki kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan perusahaan yang memiliki arus kas bebas yang rendah (Jensen, 1986).

Hasil dan Pembahasan
          Jumlah perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI periode 2011 hingga 2012 adalah sebanyak 146 perusahaan. Sebanyak 5 perusahaan tidak listingdi BEI periode 2011- 2012 secara berturut-turut, 40 perusahaan tidak mempublikasikan laporan keuangan dan annual report secara berturut-turut tahun 2011 sampai 2012 di website BEI, 15 perusahaan melakukan merger atau akuisisi selama periode penelitian, dan 19 perusahaan menggunakan mata uang asing di dalam laporan keuangannya, sehingga perusahaan tersebut tidak sesuai dengan kriteria penentuan sampel. Perusahaan yang terpilih untuk dijadikan sampel yaitu sebanyak 67, dengan total pengamatan sebanyak 134 perusahaan (jumlah perusahaan terseleksi x 2 tahun periode pengamatan).
          Berdasarkan hasil pengujian statistik deskriptif, variabel nilai perusahaan (NP) yang diproksikan dengan PBV memiliki nilai minimum sebesar -52,14 dan nilai maksimum sebesar 47,27. Rata-rata variabel nilai perusahaan adalah 2,2327 dengan standar deviasi sebesar 7,39848. Pada variabel kinerja keuangan (KK) yang diproksikan dengan ROA memiliki nilai minimum sebesar -14,10 dan nilai maksimum sebesar 41,65. Rata-rata variabel ini adalah 7,9369 dengan standar deviasi sebesar 7,40224. Variabel cash flow yang diproksikan dengan free cash flow memiliki nilai terkecil (Minimum) sebesar Rp - 842.753.167.677,00 dan nilai terbesar (Maximum) adalah Rp 749.265.000.000,00. Rata-rata free cash flow perusahaan dari 134 jumlah pengamatan adalah Rp -229.246.477.952,15 dengan standar deviasi Rp 297.294.798.889,74. 
          Pada penelitian ini dilakukan dua kali regresi. Untuk uji asumsi klasik, model regresi substruktur 1 tidak dilakukan uji multikolinearitas karena hanya terdiri dari 1 variabel bebas, sedangkan untuk regresi substruktur 2, nilai tolerance yang didapat dari analisis sebesar 0,919 dan nilai VIF sebesar 1,088. Tidak ada variabel independen yang memiliki koefisien tolerance lebih kecil dari 0,10, dan VIF lebih besar dari 10, sehingga tidak terdapat gejala multikolinear.
          Nilai Durbin-Watson regresi substruktur 1 sebesar 2,100 lebih besar dari (dU) 1,7329 dan kurang dari 4 – 1,7329 (4 - dU). Untuk regresi substruktur 2, nilai Durbin-Watson adalah 1,885 lebih besar dari (dU) 1,7482 dan kurang dari 4 – 1,7482 (4 - dU). Sehingga dapat disimpulkan kedua model regresi tersebut tidak mengandung gejala autokorelasi. Pada uji heteroskedastisitas regresi substruktur 1, sig.t free cash flow sebesar 0,293. Untuk regresi substruktur 2, sig.t free cash flow sebesar 0,743 dan kinerja keuangan sebesar 0,371. Hasil uji asumsi klasik yang dilakukan menunjukkan bahwa data penelitian ini bebas dari gejala multikolinearitas, autokorelasi, dan heteroskedastisitas.Oleh karena itu, data penelitian ini dapat dilanjutkan untuk diolah dengan analisis jalur.
Berdasarkan hasil analisis jalur, persamaan struktural substruktur 1 adalah sebagai berikut. 
M = - 0,284 X + e1

Dari persamaan substruktur 1, dapat diketahui nilai koefisien jalur cash flow negatif sebesar -0.284, yang memiliki arti jika cash flow meningkat sebesar satu rupiah, maka kinerja keuangan akan menurun sebesar 0.284 persen atau sebaliknya.Hasilanalisis jalur menjadikan persamaan struktural substruktur 2 sebagai berikut. 
Y = 0,191 X + 0,186 M + e2

Keterangan : 
X : Free Cash Flow 
M : Kinerja Keuangan 
Y : Nilai Perusahaan 
p : Koefisien regresi standarized 
e : Error of term atau variabel pengganggu

Berdasarkan persamaan substruktur 2, dapat diketahui nilai koefisien jalur cash flow sebesar 0,191, di mana memiliki arti jika cash flow meningkat sebesar satu rupiah, maka nilai perusahaan juga meningkat sebesar 0,191 kali atau sebaliknya. Koefisien jalur kinerja keuangan sebesar 0,186 memiliki arti jika kinerja keuangan meningkat sebesar satu persen, maka nilai perusahaan meningkat pula sebesar 0,186 kali atau sebaliknya.

Perhitungan pengaruh antar variabel (pengaruh langsung, pengaruh tidak langsung, dan pengaruh total) dirangkum sebagai berikut.
Berdasarkan Tabel 1, besarnya pengaruh langsung cash flow (CF) ke nilai perusahaan (NP) yaitu 0,191 dan besar pengaruh tidak langsungnya melalui kinerja keuangan (KK) adalah -0,05282. 

Hipotesis pertama menyatakan bahwa cash flow memiliki pengaruh terhadap kinerja keuangan. Dari hasil analisis, didapatkan perbandingan nilai sig. t dengan sig. 0,05 sebesar 0,001 < 0,05, maka H0 ditolak dan H1 diterima. Koefisien jalur variabel cash flow (X) yang diproksikan oleh free cash flow terhadap kinerja keuangan (M) yang diproksikan oleh ROA adalah signifikan sebesar -0,284. Tanda negatif pada koefisien jalur memiliki arti bahwa semakin besarcash flow yang terdapat pada perusahaan, maka kinerja keuangan perusahaan akan semakin menurun, demikian juga sebaliknya. Hasil ini didukung oleh penelitian yang dilakukan oleh Chung, et al. (2005), dengan hasil penelitian bahwa free cash flow yang berlebihan memiliki dampak negatif pada profitabilitas perusahaan dan valuasi saham. Selain itu, pada penelitian sebelumnya, Jensen (1986) berpendapat bahwa terlalu banyak free cash flow akan mengakibatkan ketidakcukupan internal dan pemborosan sumber daya perusahaan, sehingga mengarah ke biaya agensi sebagai beban dari pemegang saham.

Hipotesis kedua menyatakan bahwa cash flow memiliki pengaruh terhadap nilai perusahaan. Berdasarkan hasil analisis, didapatkan perbandingan nilai sig. t dengan sig. 0,05 sebesar 0,034 < 0,05, maka H0 ditolak dan H2 diterima. Koefisien jalur variabel cash flow (X) yang diproksikan oleh free cash flow terhadap nilai perusahaan (Y) yang diproksikan dengan price to book value (PBV) adalah signifikan sebesar 0,191. Berdasarkan koefisien jalur yang bertanda positif, maka dapat diartikan bahwa semakin besar cash flow yang terdapat dalam suatu perusahaan, maka semakin tinggi nilai perusahaan, demikian juga sebaliknya. Hasil ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Vogt dan Vu (2000), di mana perusahaan dengan tingkat free cash flow yang paling tinggi akan memiliki return yang lebih besar daripada perusahaan dengan free cash flow yang rendah. Selain itu, free cash flow harus dibayarkan kepada pemegang saham jika perusahaan ingin memaksimalkan nilainya. Crutchley dan Hansen (1989) melalui penelitiannya menyatakan bahwa perusahaan dapat mendistribusikan free cash flow kepada para pemegang saham dengan melakukan pembayaran dividen untuk menghindari penyalahgunaan free cash flow tersebut. Tekanan pasar akan mendorong manajer untuk mendistribusikan free cash flow kepada pemegang saham atau menghilangkan risiko perusahaan (Jensen, 1986).

Hipotesis ketiga menyatakan bahwa kinerja keuangan memiliki pengaruh terhadap nilai perusahaan. Dari hasil analisis, didapatkan perbandingan nilai sig. t dengan sig. 0,05 sebesar 0,038 < 0,05, maka H0 ditolak dan H3 diterima. Koefisien jalur variabel kinerja keuangan (M) terhadap nilai perusahaan (Y) adalah signifikan sebesar 0,186. Tanda positif pada koefisien jalur mengartikan bahwa semakin tinggikinerja keuangansuatu perusahaan, maka semakin tinggi pula nilai perusahaan tersebut, demikian juga sebaliknya. Hasil ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Suharli (2006), di mana perusahaan yang memiliki kinerja yang baik akan meningkatkan pula nilai perusahaan tersebut. Demikian juga penelitian yang dilakukan Uchida (2006), menyatakan bahwa ROA berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan.

Hipotesis keempat menyatakan bahwa kinerja keuangan memilikihubungan dalam memediasi pengaruh antara cash flow terhadap nilai perusahaan. Berdasarkan hasil perhitungan, didapatkan nilai koefisien pengaruh tidak langsung sebesar -0,05282, yang dihitung dari -0,284 x 0,186, sedangkan nilai koefisien jalur pengaruh langsung, yaitu sebesar 0,191. Hal ini mengakibatkan pengaruh langsung akan memberikan efek yang lebih besar (p1 > p2xp3), sehingga kinerja keuangan tidak memediasi pengaruh antara cash flow terhadap nilai perusahaan. 

Kesimpulan dan Saran
          Berdasarkan pembahasan hasil penelitian yang telah diuraikan, maka dapat disimpulkan bahwa cash flow berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja keuangan, cash flow memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, kinerja keuangan memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, serta pengaruh cash flow terhadap nilai perusahaan tidak dimediasi oleh kinerja keuangan. 
          Adapun beberapa saran yang dapat diberikan bagi pihak-pihak yang terkait, meliputi pihak perusahaan, pemegang saham, dan peneliti selanjutnya.Pihak perusahaan sebaiknya memperkecil tingkat ketersediaan free cash flow yang terdapat di dalam perusahaan itu sendiri dengan menggunakan kebijakan hutang serta membagikannya sebagai dividen kepada pemegang saham, sehingga dapat menghindarkan tindakan manajer dalam menggunakan free cash flow secara konsumtif yang dapat merugikan perusahaan. Untuk pihak pemegang saham, free cash flow dapat dijadikan salah satu indikator dalam menilai perusahaan. Selain itu, pemegang saham juga perlu mempertimbangkan pengawasan terkait dengan penggunaan free cash flow oleh manajer dengan memperhatikan kebijakan hutang dari perusahaan. Disarankan bagi peneliti selanjutnya untuk menambahkan variabel lain, seperti kebijakan hutang dan kebijakan dividen dalam diagram jalur penelitian, karena penelitian ini hanya terdiri dari tiga variabel, yaitu masing-masing terdiri dari satu variabel independen, satu variabel intervening, dan satu variabel dependen.


Sumber : 
http://ojs.unud.ac.id/index.php/Akuntansi/article/viewFile/8649/6441

Selasa, 14 Juni 2016

Mempertahankan Semangat Perjuangan Ditengah Era Globalisasi & Peranan Sebagai Mahasiswa Setelah Mempelajari PKN Dalam Kehidupan Sehari - hari

Diposting oleh Unknown di 6/14/2016 04:33:00 AM 0 komentar
Globalisasi ditandai oleh pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, namun juga ditandai dengan pengaruh lembanga - lembaga masyarakat internasional / negara - negara maju yang ikut mengatur dalam peraturan politik, ekonomi, sosial budaya serta pertahanan dan keamanan.

Mempertahankan semangat perjuangan bangsa yang telah di tunjukkan pada kemerdekaan 17 Agustus 1945 ditengah pengaruh era globalilasi saat ini yakni dengan cara selalu beruang untuk menjadi lebih baik lagi dalam segala hal. Menunjukkan semangan juang sebagai warga negara Indonesia yang baik dan juga membanggakan. Selalu menjaga harta kita bangsa negara Indonesia. Bangsa yang kaya akan sumber daya alam dan juga sumber daya manusianya. Membudidayakan segala warisan budaya dari mulai bahasa, makanan dan lain sebagainya. Kita tidak boleh melupakan begitu sja warisan budaya kita hanya karena teknologi yang semakin berkembang. Jangan sampai budaya luar menguasai Indonesia dan menenggelamkan budaya kita sendiri. Sebagai warga negara Indonesia yang baik ialah yang bisa mempertahankan bahkan mengembangkan budaya kita ditengah era globalisasi yang ditandai dengan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Serta dapat bersaing dengan negara-negara berkembang dan mau lainnya yang ditandai dengan adanya pengaruh dari lembaga-lembaga masyarakat internasional / negara maju yang ikut mengatur dalam peraturan politik, ekonomi, sosial budaya serta pertahanan dan keamanan.


Pendidikan kewarganegaraan yang berhasil akan menumbuhkan sikap beriman, berbudi pekerti luhur, rasional, profesional & aktif dalam kegiatan positif demi kepentingan bangsa.

Peranan saya sebagai mahasiswa yang telah mempelajari pendidikan kewarganegaraan kedalam kehidupan sehari - hari adalah dengan memahami nilai - nilai yang telah dipelajari Khususnya nilai - nilai pancasila. Saya akan belajar mempraktikkan nilai - nilai tersebut dalam kehidupan sehari - hari saya. tanpa ada memandang perbedaan satu sama lain, karena pada dasarnya kita sama. Sama - sama ciptaan Allah SWT, sama-sama warga negara Indonesia yang luput dari kesalahan. Membagi ilmu yang saya dapatkan kepada orang lain tentang pentingnya kita menjunjung nilai - nilai pancasila. Dan yang terpenting saya akan selalu melakukan kewajiban saya sebagai seorang mahasiswa untuk selalu belajar dan belajar lagi agar mampu bersaing di jaman yang dimana perkembangan teknologi semakit pesat ini.

Senin, 13 Juni 2016

Kedudukan Dan Peranan Perempuan & Kedudukan Pemuda Dan Olahraga

Diposting oleh Unknown di 6/13/2016 02:23:00 AM 0 komentar
Kedudukan Dan Peranan Perempuan Dalam Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara

1.   Meningkatkan kedudukan dan peranan perempuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara melalui kebijakan nasional yang diemban oleh lembaga yang mampu memperjuangkan terwujudnya kesetaraan keadilan gender.

2.  Meningkatkan kualitas peran dan kemandirian organisasi perempuan dengan tetap mempertahankan nilai persatuan dan kesatuan serta nilai historis perjuangan kaum perempuan, dalam rangka melanjutkan usaha pemberdayaan perempuan serta kesejahteraan keluarga dan masyarakat.

Kedudukan Pemuda Dan Olahraga Dalam Meningkatkan Kualitas Manusia Indonesia

1.   Menumbuhkan budaya olahraga guna meningkatkan kualitas manusia Indonesia sehingga memiliki tingkat kesehatan dan kebugaran yang cukup, yang harus dimulai sejak usia dini melalui pendidikan olah raga di sekolah dan masyarakat.

2.  Meningkatkan usaha pembibitan dan pembinaan olahraga prestasi harus dilakukan secara sistematis dan komprehensif melalui lembaga–lembaga pendidikan sebagai pusat pembinaan di bawah koordinasi masing–masing organisasi olahraga termasuk organisasi penyandang cacat bersama-sama dengan masyarakat demi tercapainya sasaran yang membanggakan di tingkat internasional.

3.     Mengembangkan iklim yang kondusif bagi generasi muda dalam mengaktualisasikan segenap potensi, bakat, dan minat dengan memberikan kesempatan dan kebebasan mengorganisasikan dirinya secara bebas dan merdeka sebagai wahana pendewasaan untuk menjadi pemimpin bangsa yang beriman dan bertakwa, berakhlak mulia, patriotis, demokratis, mandiri dan tanggap terhadap aspirasi rakyat.

4.  Mengembangkan minat dan semangat kewirausahaan di kalangan generasi yang berdaya saing, unggul dan mandiri.

5.  Melindungi segenap generasi muda dari bahaya distruktif terutama bahaya penyalah gunaan narkotika, obat–obat terlarang dan zat adiktif lainnya (narkoba) melalui gerakan pemberantasan dan peningkatan kesadaran masyarakat akan bahaya penyalahgunaan narkoba.



Sumber: 

Implementasi Politik Dan Strategi Nasional Dibidang Politik, Hukum Dan Ekonomi

Diposting oleh Unknown di 6/13/2016 01:36:00 AM 0 komentar
Wujud Implementasi Politik Dan Strategi Nasional Dibidang Politik

Politik dalam negeri
1.  Memperkuat keberadaan dan kelangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang bertumpu pada kebhinekatunggalikaan. Untuk menyelesaikan masalah–masalah yang mendesak dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, perlu upaya rekonsiliasi nasional yang diatur dengan undang–undang.

2. Menyempurnakan Undang–Undang Dasar 1945 sejalan dengan perkembangan kebutuhan bangsa, dinamika dan tuntutan reformasi, dengan tetap memelihara kesatuan dan persatuan bengsa, serta sesuai dengan jiwa dan semangat Pembukaan Undang–Undang Dasar 1945.

3.  Meningkatkan peran Majelis Permusyawaratan Rakyat, dan lembaga–lembaga tinggi negara lainnya dengan menegaskan fungsi, wewenang dan tanggung jawab yang mengacu pada prinsip pemisahan kekuasaan dan tata hubungan yang jelas antara lembaga eksekutif, legislatif dan yudikatif.

4.   Mengembangkan sistem politik nasional yang berkedudukan rakyat demokratis dan terbuka, mengembangkan kehidupan kepartaian yang menghormati keberagaman aspirasi politik, serta mengembangkan sistem dan penyelengaraan pemilu yang demokratis dengan menyempurnakan berbagai peraturan perundang–undangan dibidang politik.

5.    Meningkatkan kemandirian partai politik terutama dalam memperjuangkan aspirasi dan kepentingan rakyat serta mengembangkan fungsi pengawasan secara efektif terhadap kineja lembaga–lembaga negara dan meningkatkan efektivitas, fungsi dan partisipasi organisasi kemasyarakatan, kelompok profesi dan lembaga swadaya masyarakat dalam kehidupan bernegara.

6. Meningkatkan pendidikan politik secara intensif dan komprehensif kepada masyarakat untuk mengembangkan budaya politik yaitu demokratis, menghormati keberagaman aspirasi, dan menjunjung tinggi supremasi hukum dan hak asasi manusia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

7.  Memasyarakatan dan menerapkan prinsip persamaan dan anti diskriminatif dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

8. Menyelenggarakan pemilihan umum secara lebih berkualitas dengan partisipasi rakyat seluas–luasnya atas dasar prinsip demokratis, langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, adil, dan beradab yang dilaksanakan oleh badan penyelenggara independen dan nonpartisan selambat–lambatnya pada tahun 2004.

9.  Membangun bangsa dan watak bangsa (nation and character building) menuju bangsa dan masyarakat Indonesia yang maju, bersatu, rukun, damai, demokratis, dinamis, toleran, sejahtera, adil dan makmur.

10. Menindak lanjuti paradigma Tentara Nasional Indonesia dengan menegaskan secara konsisten reposisi dan redefinisi Tentara Nasional Indonesia sebagai alat negara dengan mengoreksi peran politik Tentara Nasional Indonesia dalam bernegara. Keikutsertaan Tentara Nasional Indonesia dalam merumuskan kebijaksanaan nasional dilakukan melalui lembaga tertinggi negara Majelis Permusyawaratan Negara.


Politik luar negeri
1.  Menegaskan arah politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif dan berorientasi pada kepentingan nasional, menitikberatkan pada solidaritas antar negara berkembang, mendukung perjuangan kemerdekaan bangsa–bangsa, menolak penjajahan dalam segala bentuk, serta meningkatkan kemandirian bangsa dan kerja sama internasional bagi kesejahteraan  rakyat.

2. Dalam melakukan perjanjian dan kerja sama internasional yang menyangkut kepentingan dan hajat hidup orang banyak harus dengan persetujuan lembaga perwakilan rakyat.

3. Meningkatkan kualitas dan kinerja aparatur luar negeri maupun melakukan diplomasi pro-aktif dalam segala bidang untuk membangun citra positif Indonesia di dunia internasional, memberikan perlindungan dan pembelaan terhadap warga negara dan kepentingan Indonesia serta memanfaatkan setiap peluang positif bagi kepentingan nasional.

4. Meningkatkan kualitas diplomasi guna mempercepat pemulihan ekonomi dan pembangunan nasional, melalui kerjasama ekonomi regional maupun internasional dalam rangka stabilitas, kerjasama, dan pembangunan kawasan.

5. Meningkatkan kesiapan Indonesia dalam segala bidang untuk menghadapi perdagangan bebas, terutama dalam menyongsong pemberlakuan AFTA, APEC, dan WTO.

6.     Memperluas perjanjian ekstradisi dengan negara–negara sahabat serta memperlancar prosedur diplomatik dalam upaya melaksanakan ekstradisi bagian bagi penyelesaian perkara pidana.

7. Meningkatkan kerja sama dalam segala bidang dengan negara tetangga yang berbatasan langsung dan kerjasama kawasan ASEAN untuk memelihara stabilitas pembangunan dan kesejahteraan.


Penyelenggara negara
1.  Membersihkan penyelenggara negara dari praktek korupsi, kolusi, dan nepotisme dengan memberikan sanksi seberat–beratnya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, meningkatkan efektivitas pengawasan internal dan fungsional serta pengawasan masyarakat dengan mengembangkan etik dan moral.

2. Meningkatkan kualitas aparatur negara dengan memperbaiki kesejahteraan dan keprofesionalan serta memberlakukan sistem karier berdasarkan prestasi dengan prinsip memberikan penghargaan dan sanksi.

3. Melakukan pemeriksaan terhadap kekayaan pejabat dan pejabat pemerintahan sebelum dan sesudah memangku jabatan dengan tetap menjunjung tinggi hak hukum dan hak asasi manusia.

4.  Meningkatkan fungsi dan keprofesionalan birokrasi dalam melayani masyarakat dan akuntanbilitasnya dalam mengelola kekayaan negara secara transparan bersih, dan bebas dari penyalahgunaan kekuasaan.

5. Meningkatkan kesejahteraan Pegawai Negeri Sipil dan Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk menciptakan aparatur yang bebas dari korupsi, kolusi, nepotisme, bertanggung jawab profesional, produktif dan efisien.

6.  Memantapkan netralisasi politik pegawai negeri dengan menghargai hak–hak politiknya.

Komunikasi, informasi dan media massa
1. Meningkatkan pemanfaatan peran komunikasi melalui media massa modern dan media tradisional untuk mempercerdas kehidupan bangsa memperkukuh persatuan dan kesatuan, membentuk kepribadian bangsa, serta mengupayakan keamanan hak pengguna sarana dan prasarana informasi dan komunikasi.

2. Meningkatkan kualitas komunikasi di berbagai bidang melalui penguasaan dan penerapan teknologi informasi dan komunikasi guna memperkuat daya saing bangsa dalam menghadapi tantangan global.

3. Meningkatkan peran pers yang bebas sejalan dengan peningkatan kualitas dan kesejahteran insan pers agar profesional, berintegritas, dan menjunjung tinggi etika pers, supremasi hukum, serta hak asasi manusia.

4. Membangun jaringan informasi dan komunikasi antar pusat dan daerah serta antar daerah secara timbal balik dalam rangka mendukung pembangunan nasional serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.

5. Memperkuat kelembagaan, sumber daya manusia, sarana dan prasarana penerapan khususnya di luar negeri dalam rangka memperjuangkan kepentingan nasional di forum internasional.


Agama
1. Memantapkan fungsi, peran dan kedudukan agama sebagai landasan moral, spiritual, dan etika dalam penyelenggaraan negara serta mengupayakan agar segala peraturan perundang–undangan tidak bertentangan dengan moral agama.

2. Meningkatkan kualitas pendidikan agama melalui penyempurnaan sistem pendidikan agama sehingga lebih terpadu dan integral sehingga sistem pendidikan nasional dengan didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai.

3. Meningkatkan dan memantapkan kerukunan hidup antar umat beragama sehingga tercipta suasana yang harmonis dan saling menghormati dalam semangat kemajemukan melalui dialog antar umat beragama dan pelaksanaan pendidikan beragama secara deskriptif yang tidak dogmatis untuk tingkat Perguruan Tinggi.

4.  Meningkatkan kemudahan umat beragama dalam menjalankan ibadahnya, termasuk penyempurnaan kualitas pelaksanaan ibadah haji, dan pengelolaan zakat dengan memberikan kesempatan yang luas kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam penyelenggaraan.

5.  Meningkatkan peran dan fungsi lembaga–lembaga keagamaan dalam ikut mengatasi dampak perubahan yang terjadi dalam semua aspek kehidupan untuk memperkokoh jati diri dan kepribadian bangsa serta memperkuat kerukunan hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Pendidikan
1. Mengupayakan perluasan dan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan yang bermutu bagi seluruh rakyat Indonesia menuju terciptanya nilai–nilai universal termasuk kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dalam rangka mendukung terpeliharanya kerukunan hidup bermasyarakat dan membangun peradaban bangsa.

2. Merumuskan nilai–nilai kebudayaan Indonesia, sehingga mampu memberikan rujukan sistem nilai terhadap totalitas perilaku kehidupan ekonomi, politik, hukum dan kegiatan kebudayaan dalam rangka pengembangan kebudayaan nasional dan peningkatan kualitas berbudaya masyarakat.

3. Mengembangkan sikap kritis terhadap nilai–nilai budaya dalam rangka memilah–milah nilai budaya yang kondusif dan serasi untuk menghadapi tantangan pembangunan bangsa di masa depan.

4.  Mengembangkan kebebasan berkreasi dalam berkesenian untuk mencapai sasaran sebagai pemberi inspirasi bagi kepekaan rasa terhadap totalitas kehidupan dengan tetap mengacu pada etika, moral, estetika dan agama, serta memberikan perlindungan dan penghargaan terhadap hak cipta dan royalti bagi pelaku seni dan budaya.

5.  Mengembangkan dunia perfilman Indonesia secara sehat sebagai media massa kreatif yang memuat keberagaman jenis kesenian untuk meningkatkan moralitas agama serta kecerdasan bangsa, pembentukan opini publik yang positif dan peningkatan nilai tambah secara ekonomi.

6.   Melestarikan apresiasi nilai kesenian dan kebudayaan tradisional serta menggalakan dan memberdayakan sentra–sentra kesenian untuk merangsang berkembangnya kesenian nasional yang lebih kreatif dan inovatif sehingga menumbuhkan rasa kebanggaan nasional.

7.  Menjadikan kesenian dan kebudayaan tradisional Indonesia sebagai wahana bagi pengembangan pariwisata nasional dan mempromosikannya ke luar negeri secara konsisten sehingga dapat menjadikan wahana persahabatan antar bangsa.

8.  Mengembangkan pariwisata melalui pendekatan sistem yang utuh dan terpadu bersifat interdisipliner dan partisipatoris dengan menggunakan kriteria ekonomis, teknis, ergonomis, sosial budaya, hemat energi, melestarikan alam dan tidak merusak lingkungan.



Wujud Implementasi Politik Dan Strategi Nasional Dibidang Hukum

1.  Mengembangkan budaya hukum di semua lapisan masyarakat untuk terciptanya kesadaran dan kepatuhan hukum dalam kerangka supremasi hukum dan tegaknya negara hukum.

2.  Menata sistem hukum nasional yang menyeluruh dan terpadu dengan mengakui dan menghormati hukum agama dan hukum adat serta memperbaharui perundang–undangan warisan kolonial dan hukum nasional yang diskriminatif, termasuk ketidakadilan gender dan ketidaksesuaianya dengan reformasi melalui program legalisasi.

3.  Menegakkan hukum secara konsisten untuk lebih menjamin kepastian hukum, keadilan dan kebenaran, supremasi hukum, serta menghargai hak asasi manusia.

4.   Melanjutkan ratifikasi konvensi internasional terutama yang berkaitan dengan hak asasi manusia sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan bangsa dalam bentuk undang–undang.

5.  Meningkatkan integritas moral dan keprofesionalan aparat penegak hukum, termasuk Kepolisian Negara Republik Indonesia, untuk menumbuhkan kepercayaan masyarakat dengan meningkatkan kesejahteraan, dukungan sarana dan prasarana hukum, pendidikan, serta pengawasan yang efektif.

6.    Mewujudkan lembaga peradilan yang mandiri dan bebas dari pengaruh penguasa dan pihak manapun.

7. Mengembangkan peraturan perundang–undangan yang mendukung kegiatan perekonomian dalam menghadapi era perdagangan bebas tanpa merugikan kepentingan nasional.

8.   Menyelenggarakan proses peradilan secara cepat, mudah, murah dan terbuka, serta bebas korupsi dan nepotisme dengan tetap menjunjung tinggi asas keadilan dan kebenaran.

9. Meningkatkan pemahaman dan penyadaran, serta meningkatkan perlindungan. Penghormatan dan penegakan hak asasi manusia dalam seluruh aspek kehidupan.

10. Menyelesaikan berbagai proses peradilan terhadap pelanggaran hukum dan hak asasi manusia yang belum ditangani secara tuntas.


Wujud Implementasi Politik Dan Strategi Nasional Dibidang Ekonomi

1.   Mengembangkan sistem ekonomi kerakyatan yang bertumpu pada mekanisme pasar yang berkeadilan dengan prinsip persaingan sehat dan memperhatikan pertumbuhan ekonomi, nilai–nilai keadilan, kepentingan sosial, kualitas hidup, pembangunan berwawasan lingkungan dan berkelanjutan sehingga terjamin kesempatan yang sama dalam berusaha dan bekerja, perlindungan hak–hak konsumen, serta perlakuan yang adil bagi seluruh rakyat.

2.  Mengembangkan persaingan yang sehat dan adil serta menghindarkan terjadinya struktur pasar monopolistik dan berbagai struktur pasar distortif, yang merugikan masyarakat.

3.  Mengoptimalkan peranan pemerintah dalam mengoreksi ketidaksempurnaan pasar dengan menghilangkan seluruh hambatan yang menganggu mekanisme pasar, melalui regulasi, layanan publik, subsidi dan insentif, yang dilakukan secara transparan dan diatur undang–undang.

4.   Mengupayakan kehidupan yang layak berdasarkan atas kemanusiaan yang adil bagi masayarakat, terutama bagi fakir miskin dan anak–anak terlantar dengan mengembangkan sistem dan jaminan sosial melalui program pemerintah serta menumbuhkembangkan usaha dan kreativitas masyarakat yang pendistribusiannya dilakukan dengan birokrasi efektif dan efisien serta ditetapkan dengan undang–undang.

5.  Mengembangkan perekonomian yang berorientasi global sesuai kemajuan teknologi dengan membangun keunggulan kompetitif berdasarkan keunggulan komperatif sebagai negara maritim dan agraris sesuai kompetensi dan produk unggulan di setiap daerah, terutama pertanian dalam arti luas, kehutanan, kelautan, pertambangan, pariwisata, serta industri kecil dan kerajinan rakyat.

6.   Mengelola kebijakan makro dan mikro ekonomi secara terkoordinasi dan sinergis guna menentukan tingkat suku bunga wajar, tingkat inflasi terkendali, tingkat kurs rupiah yang stabil dan realitis, menyediakan kebutuhan pokok terutama perumahan dan pangan rakyat, menyediakan fasilitas publik yang memadai dan harga terjangkau, serta memperlancar perizinan yang transparan, mudah, murah, dan cepat.

7.  Mengembangkan kebijakan fiskal dengan memperhatikan prinsip transparasi, disiplin, keadilan, efisiensi, efektivitas, untuk menambah penerimaan negara dan mengurangi ketergantungan dana dari luar negeri.

8.   Mengembangkan pasar modal yang sehat, transparan, efisien, dan meningkatkan penerapan peraturan perundang–undangan sesuai dengan standar internasional dan diawasi oleh lembaga independen.

9.  Mengoptimalkan penggunaan pinjaman luar negeri pemerintah untuk kegiatan ekonomi produktif yang dilaksanakan secara transparan, efektif dan efisien. Mekanisme dan prosedur peminjaman luar negeri harus dengan persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat dan diatur dengan undang–undang.

10. Mengembangkan kebijakan industri perdagangan dan investasi dalam rangka meningkatkan daya saing global dengan membuka aksesibilitas yang sama terhadap kesempatan kerja dan berusaha bagi segenap rakyat dan seluruh daerah melalui keunggulan kompetitif terutama berbasis keunggulan sumber daya manusia dengan menghapus segala bentuk perlakuan dikriminatif dan hambatan.

11. Memperdayakan pengusaha kecil, menengah, dan koperasi agar lebih efisien, produktif dan berdaya saing dengan menciptakan iklim usaha yang kondusif dan peluang usaha yang seluas–luasnya. Bantuan fasilitas dari negara diberikan secara selektif terutama dalam bentuk perlindungan dari persaingan yang tidak sehat, pendidikan dan pelatihan, informasi bisnis dan teknologi, permodalan, dan lokasi berusaha.

12.  Menata Badan Usaha Milik Negara secara efisien, transparan, profesional terutama yang usahanya berkaitan dengan kepentingan umum yang bergerak dalam penyediaan fasilitas publik, indutri pertahanan dan keamanan, pengelolaan aset strategis, dan kerja kegiatan usaha lainnya yang tidak dilakukan oleh swasta dan koperasi. Keberadaan dan pengelolaan Badan Usaha Milik Negara ditetapkan dengan undang–undang.

13.  Mengembangkan hubungan kemitraan dalam bentuk keterkaitan usaha untuk yang saling menunjang dan menguntungkan antara koperasi, swasta dan Badan Usaha Milik Negara, serta antar usaha besar dan kecil dalam rangka memperkuat struktur ekonomi nasional.

14.  Mengembangkan sistem ketahanan pangan yang berbasis pada keragaman budaya bahan pangan, kelembagaan dan budaya lokal dalam rangka menjamin tersedianya pangan dan nutrisi dalam jumlah dan mutu yang dibutuhkan pada tingkat harga yang terjangkau dengan memperhatikan peningkatan pendapatan petani dan nelayan serta peningkatan produksi yang diatur dengan undang–undang.

15.  Meningkatkan penyediaan dan pemanfaatan sumber energi dan tenaga listrik yang relatif murah dan ramah lingkungan dan secara berkelanjutan yang pengelolaannya diatur dengan undang–undang.

16. Mengembangkan kebijakan pertanahan untuk meningkatkan pemanfaatan dan penggunaan tanah secara adil, transparan, dan produktif dengan mengutamakan hak–hak rakyat setempat, termasuk hak ulayat dan masyarakat adat, serta berdasarkan tata ruang wilayah yang serasi dan seimbang.

17. Meningkatkan pembangunan dan pemeliharaan sarana dan prasarana publik, termasuk transportasi, telekomunikasi, energi dan listrik, dan air bersih guna mendorong pemerataan pembangunan, melayani kebutuhan masyarakat dengan harga terjangkau, serta membuka keterisolasian wilayah pedalaman dan terpencil.

18. Mengembangkan ketenagakerjaan secara menyeluruh dan terpadu diarahkan pada peningkatan kompetensi dan kemandirian tenaga kerja, peningkatan pengupahan, penjamin kesejahteraan, perlindungan kerja dan kebebasan berserikat.

19.  Meningkatkan kuantitas dan kualitas penempatan tenaga kerja ke luar negeri dengan memperhatikan kompetensi, perlindungan dan pembelaan tenaga yang dikelola secara terpadu dan mencegah timbulnya eksploitasi tenaga kerja.

20.  Meningkatkan penguasaan, pengembangan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi bangsa sendiri dalam dunia usaha, terutama uasaha kecil, menengah dan koperasi guna meningkatkan daya saing produk yang berbasis sumber daya local.

21. Melakukan berbagai upaya terpadu untuk mempercepat proses pengentasan masyarakat dari kemiskinan dan mengurangi pengangguran, yang merupakan dampak krisis ekonomi.

22.  Mempercepat penyelamatan dan pemulihan ekonomi guna membangkitkan sektor riil terutama pengusaha kecil, menengah dan koperasi melalui upaya pengendalian laju inflasi, stabilitas kurs rupiah pada tingkat yang realistis, dan suku bunga yang wajar serta didukung oleh tersedianya likuiditas sesuai dengan kebutuhan.

23. Menyehatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dengan mengurangi defisit anggaran melalui peningkatan disiplin anggaran, pengurangan susidi dan pinjaman luar negeri secara bertahap, peningkatan penerimaan pajak progresif yang adil dan jujur , serta penghematan pengeluaran.

24.  Mempercepat rekapitulasi sektor perbankan dan restrukturisasi utang swasta secara transparan agar perbankan nasional dan perusahaan swasta menjadi sehat, terpercaya, adil,dan efisien dalam melayani masyarakat dan kegiatan perekonomian.

25.  Melaksanakan restrukturisasi aset negara, terutama aset yang berasal dari likuidasi perbankan dan perusahaan, dalam rangka meningkatkan efisiensi dan produktivitas secara transparan dan pelaksanaannya dikonsultasikan dengan Dewan Perwakilan Rakyat, Pengelolaan aset negara diatur dengan undang–undang.

26. Melakukan renegoisasi dan mempercepat restrukturisasi utang luar negeri bersama–sama dengan Dana Moneter Internasional, Bank Dunia, Lembaga Keuangan Internasional lainnya, dan negara donor dengan memperhatikan kemampuan bangsa dan negara, yang pelaksanaanya dilakukan secara transparan dan dikonsultasikan dengan Dewan Perwakilan Rakyat.

27. Melakukan secara proaktif negoisasi dan kerja sama ekonomi bilateral dan multilateral dalam rangka meningkatkan volume dan nilai ekspor terutama dari sektor industri yang berbasis sumber daya alam, serta menarik investasi finansial dan investasi asing langsung tanpa merugikan pengusaha nasional.

28. Menyehatkan Badan Usaha Milik Negara/Badan Usaha Milik Daerah terutama yang usahanya tidak berkaitan dengan kepentingan umum didorong untuk privatisasi melalui pasar modal.




Sumber :